CRAFT AND SEW

[TIPS] MEMILIH MESIN JAHIT UNTUK PEMULA

Teringat saat dulu waktu pertama kali belajar menjahit, saya kebingungan memilih mesin jahit yang sesuai dengan kemampuan saya yang jelas saja waku itu belum bisa menjahit sama sekali 😀 Kemudian ada tetangga yang jual mesin jahit bekas merek butterfly jadul dengan harga dua ratus ribu aja. Jangan ditanya kondisinya bagaimana dengan harga segitu. Teyeng-teyeng udah pasti tapi secara fungsi semua normal dan sangat lancar. Cocok untuk pemula yang belum bisa menjahit sama sekali seperti saya pada waktu itu.

Terus, apa aja, sih, tips memilih mesin jahit untuk pemula biar nggak salah beli tipe mesin jahit? Sayang kan apabila sudah terlanjur beli tapi ternyata nggak nyaman makainya atau nggak sesuai dengan yang diinginkan? Berikut saya bagi tips memilih mesin jahit untuk pemula versi saya.

 

  1. Pilih Sesuai Kebutuhan

Menentukan kebutuhan ini sangat penting. Menurut saya untuk pemula lebih baik beli mesin jahit jadul warna hitam yang satu set sama meja itu. Nggak perlu beli baru, beli bekas aja banyak, kok. Mengapa pilih mesin jahit jadul tersebut? Karena pengoperasiannya gampang. Tinggal puter dan injek. Nggak perlu listrik, nggak perlu setting pola-pola jahitan. Toh yang dibutuhkan Cuma jahit-jahit lurus aja, kan? Dan yang paling penting mesin jahit jadul tersebut mudah dikendalikan.

Pengalaman saya mencoba mesin jahit portable saat masih belajar dulu saya kesulitan mengendalikan pedal dan laju motornya. Ibarat orang belajar motor, saya nggak bisa mengendalikan gas nya. Oh iya, saya nggak menyarankan untuk membeli mesin jahit mini portable yang lagi hits itu ya. It’s a big no no! Buang-buang duit aja nanti. Iya sih murah, tapi beneran, deh, mesin jahit itu nggak tahan lama. Mending nabung dikit lagi buat beli mesin jahit yang ‘sesungguhnya’ 😀

 

  1. Sesuaikan dengan Budget

Saat kita akan membeli mesin jahit masalah utama sebenernya adalah budget. Berhubung tipe mesin jahit itu sangat banyak, mulai dari yang low-end harga sejutaan sampai yang ratusan juta pun ada, jadi seharusnya kita membatasi budgeting untuk pembelian mesin jahit ini. Bagaimana cara menenukan budget untuk beli mesin jahit ini? Kembali lagi ke poin pertama yang sudah saya sebutkan tadi. Kebutuhan. Kalau kita sudah menentukan kebutuhan, pasti kita tahu range budget yang kita perlukan seberapa. Syukur-syukur harga mesin jahitnya bisa di bawah budget yang disediakan. Jadi sisa uangnya bisa digunakan untuk membeli bahan jahitnya. Misalnya untuk membeli kain, macam-macam warna benang, pengukur, penggaris, guntung, spidol, dan perlengkapan jahit lainnya.

 

  1. Tentukan Merek

Kebanyakan para penjahit pemula setiap akan beli mesin jahit pasti yang ada di pikirannya langsung muncul merek Singer. Padahal kalau mau sedikit efforts cari info ada banyak merek lain dengan harga sama atau bahkan lebih murah tapi kualitas lebih baik. Memang sebenernya sudah terbukti kalau merek tersebut kualitas bagus dan awet. Tapi saya pribadi kurang suka pakai mesin Singer karena beberapa alasan. Nanti deh ya di postingan selanjutnya saya akan share merek mesin jahit yang saya pakai dan rekomendasikan.

Oh iya, menggali info lebih dalam tentang mesin jahit sebelum pergi ke toko mesin jahit itu sangat perlu ya. Karena menurut pengalaman saya saat akan beli mesin jahit pasti seller-nya ngotot merekomendasikan kita untuk membeli tipe mesin jahit tertentu. Setelah saya selidiki ternyata dengan terjualnya tipe tersebut maka mereka akan mendapatkan bonus dari dealer pusatnya. Jadi mereka ditarget gitu. Padahal tipe yang mereka rekomendasikan itu belum tentu sesuai dengan kebutuhan kita pribadi, kan? Jadi jangan mau dikibulin, ya! Cari info sebanyak-banyaknya dan tentukan pilihan tipe mesin apa yang akan dibeli sejak dari rumah sehingga saat kita ada di toko bisa langsung pilih dan nyobain. Nggak perlu mikir-mikir lama lagi.

 

  1. Menentukan Fitures Sesuai Kebutuhan

Tip terakhir yang perlu dipertimbangkan adalah menentukan fitures yang ada di mesin jahit sesuai kebutuhan. Apabila kita hanya membutuhkan pola jahitan lurus, maka mesin jahit jadul sudah lebih dari cukup. Namun apabila ingin yang ada beberapa pola jahitan lain misalnya zig-zag dan juga pelubang kancing, maka kita perlu mesin jahit portable yang memiliki fiture tersebut. Apabila kita ingin mesin jahit yang bisa untuk membuat bunga-bunga semi bordir, tentu saja kita akan memilih mesin jahit portable yang tersedia fiture bordir di mesin tersebut.

Semoga bermanfaat ya tips yang saya bagi di atas. Yang belum bisa jahit ayo segera belajar menjahit. Itung-itung buat nambah lifeskill. Nggak ada ruginya, kok. Siapa tau jadi lapangan pekerjaan baru juga, kan?:)

Leave a Reply

Your email address will not be published.